PilihKredit
PilihKredit
Pilih KreditKumpulan Pinjaman

Download Aplikasinya

Google PlayDAPATKAN DIGoogle PlayApp StoreDownload diApp Store

© 2026 PT. Estrend Teknologi Digital. Hak cipta dilindungi undang-undang.

5 Tips Atur Anggaran Setelah Gajian

2 Menit Membaca24 Juli 2023

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelan gajian, ada 3 tipe orang dalam membelanjakan gaji mereka. Tipe pertama adalah orang yang langsung investasi. Setelah gajian karyawan ini akan langsung memisahkan uang yang akan dinvestasikan dan kebutuhan sehari-hari. Tipe kedua, adalah orang yang langsung mengosongkan keranjang belanja di ecommerce. Tipe ini, biasanya langsung membelanjakan gajinya untuk membeli keinginannya tanpa memisahkan mana uang untuk nabung atau bahkan membuat anggaran.

5 Tips Atur Anggaran Setelah Gajian

Kemudian tipe ketiga adalah orang yang langsung bayar cicilan bulanan. Tipe ini akan memfokuskan gajinya untuk membayar cicilan terlebih dahulu. Untuk dapat mempermudah pengaturan anggaran setelah gajian, tiga tipe orang diatas dapat memerhatikan beberapa tips di bawah ini. Dilansir dari laman Ruang Menyala OCBC NISP, Selasa (18/7/2023), berikut ini adalah 5 tips yang dapat dilakukan karyawan setelan gajian: 1. Buat daftar Kebutuhan per Bulan Ketika gajian, karyawan harus membuat daftar kebutuhan terlebih dahulu dan jangan langsung dibelanjakan untuk memenuhi keinginan. Karyawan bisa membuat daftar dengan tiga kategori seperti kewajiban, kebutuhan, dan keinginan. Kewajiban dapat terdiri dari anggaran cicilan dan bayar listrik. Kebutuhan terdiri dari barang bulanan dan sehari-hari. Sedangkan, keinginan merupakan hasil yang disisinkan dari dua kategori sebelumnya untuk membeli barang yang dinginkan. 2. Memisahkan Tabungan dan Investasi Karyawan juga harus menyisihkan sebagian dari gaji untuk mulai menabung atau investasi. Menabung atau investasi tidak perlu dengan jumlah besar tetapi harus konsisten. Dengan memisahkan uang khusus untuk investasi, arus kas akan semakin teratur dan tidak boros. Salah satu cara menabung adalah menggunakan prinsip 50/30/20. Aturannya, gunakan 50 persen dari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan, berupa biaya pendidikan, uang sewa, atau tagihan. Kemudian, sisihkan 30 persen untuk memenuhi gaya hidup atau uang pokok makan di luar. Sementara itu, barulah 20 persen digunakan untuk menabung dari pendapatan. 3. Bayar Asuransi Hal yang tidak boleh dilupakan adalah membayar asuransi. Memiliki asuransi dapat dimasukkan sebagai kewajiban demi proteksi terhadap keuangan dan juga diri sendiri. Karyawan bisa mulai menganggarkan atau menyisihkan pendapatan atau gaji untuk memiliki asuransi. Misalnya, dimulai dengan menganggarkan 5-10 persen dari pendapatan per bulan. 4. Cek Kondisi Keuangan Ketika gajian, tidak ada salahnya kita cek kondisi keuangan saat ini. Apakah keuangan sudah sehat atau sedang pada fase tidak sehat. Dengan mengetahui kondisi keuangan saat ini, karyawan menjadi tahu langkah apa yang harus dilakukan pertama kali terhadap keuangan kita. Karyawan juga akan mudah mengatur arus kas agar pengeluaran sesuai dengan yang sudah disusun sebelumnya. 5. Sadar Berbelanja Gajian di hari pertama memang membuat seseorang lebih mudah tergiur, tetapi orang harus bisa memilih untuk lebih memjliki kesadaran ketika berbelanja. Pastikan selalu membuat daftar terlebih dahulu, barang-barang apa saja yang akan dibelanjakan berdasarkan kebutuhan, bukan karena keinginan. Dengan kita membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan, arus kas akan semakin teratur dan tidak boros. Seseorang juga bisa menyisihkan uang dengan menabung untuk membeli barang yang diinginkan. Demikian lima hal yang dapat dilakukan untuk mengatur anggaran setelah gajian.

Info penting lainnya

Strategi Pemulihan Keuangan 2026 : Bangkit dari Tekanan

Strategi Pemulihan Keuangan 2026 : Bangkit dari Tekanan

14 April 2026

LIHAT DETAIL
5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan di 2026 biar Uang Enggak Cepat Habis

5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan di 2026 biar Uang Enggak Cepat Habis

07 April 2026

LIHAT DETAIL
Strategi Pelunasan Pinjaman Online, Bebas Utang di Tahun 2026!

Strategi Pelunasan Pinjaman Online, Bebas Utang di Tahun 2026!

31 Maret 2026

LIHAT DETAIL
Lihat Lainnya