PilihKredit
PilihKredit
Pilih KreditKumpulan Pinjaman

Download Aplikasinya

Google PlayDAPATKAN DIGoogle PlayApp StoreDownload diApp Store

© 2026 PT. Estrend Teknologi Digital. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Tips Manajemen Keuangan Keluarga Sederhana: Hindari Utang Konsumtif, Siapkan Dana Darurat

2 Menit Membaca20 Oktober 2025

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan, indeks literasi keuangan masyarakat telah mencapai 66,46%, naik dari 65,43% pada tahun sebelumnya. Indeks inklusi keuangan pun meningkat menjadi 80,51%. Meski ada kemajuan, banyak keluarga masih mencari pola terbaik untuk mengelola keuangan sehari-hari.

Tips Manajemen Keuangan Keluarga Sederhana: Hindari Utang Konsumtif, Siapkan Dana Darurat

Manajemen Keuangan Sederhana Berikut beberapa cara praktis yang bisa diterapkan keluarga sederhana untuk mengelola keuangan: 1. Membuat Anggaran Bulanan Menyusun anggaran bulanan terbukti membantu menekan pengeluaran yang tidak perlu. Pola sederhana seperti memisahkan kebutuhan pokok (makan, listrik, sekolah) dengan keinginan tambahan membuat keluarga terhindar dari kebiasaan “besar pasak daripada tiang.” 2. Menyisihkan Dana Darurat Pakar keuangan menyarankan setiap rumah tangga menyiapkan dana darurat setidaknya setara tiga bulan biaya hidup. Cara yang umum dipakai oleh banyak keluarga misalnya, dengan menabung harian Rp5.000–Rp10.000. Jika konsisten, setahun bisa terkumpul lebih dari Rp3 juta, cukup untuk kebutuhan mendesak seperti biaya berobat. 3. Menghindari Utang Konsumtif Tren penggunaan layanan paylater terus meningkat di Indonesia. Laporan industri 2024 menunjukkan jumlah transaksi BNPL (buy now pay later) tumbuh signifikan, terutama di segmen pengguna muda. OJK mengingatkan agar rumah tangga tidak terjebak cicilan konsumtif, melainkan memanfaatkan pinjaman hanya untuk kebutuhan produktif, seperti modal usaha kecil. 4. Investasi Kecil, Dampak Besar Banyak keluarga sederhana memilih menabung dalam bentuk emas sebagai cara menjaga nilai aset. Selain itu, produk tabungan berjangka yang ditawarkan bank daerah, dengan setoran mulai Rp50 ribu per bulan, juga menjadi opsi aman untuk membangun simpanan jangka menengah. 5. Libatkan Semua Anggota Keluarga Studi literasi keuangan menunjukkan, rumah tangga yang melibatkan ibu dalam pengambilan keputusan keuangan cenderung lebih disiplin menjalankan anggaran. Komunikasi terbuka antar anggota keluarga menjadi kunci agar rencana keuangan tidak hanya tersusun di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan. Cara Sederhana Manfaat Luar Biasa Manajemen keuangan keluarga sederhana bukan semata soal besar kecilnya penghasilan, melainkan soal disiplin dan strategi. Dengan membuat anggaran, menyiapkan dana darurat, menghindari utang konsumtif, serta mencoba investasi kecil, keluarga berpenghasilan pas-pasan pun dapat memperkuat ketahanan ekonomi. OJK menekankan bahwa peningkatan literasi keuangan nasional harus diterjemahkan ke dalam praktik sehari-hari di rumah tangga agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

Info penting lainnya

Strategi Pemulihan Keuangan 2026 : Bangkit dari Tekanan

Strategi Pemulihan Keuangan 2026 : Bangkit dari Tekanan

14 April 2026

LIHAT DETAIL
5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan di 2026 biar Uang Enggak Cepat Habis

5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan di 2026 biar Uang Enggak Cepat Habis

07 April 2026

LIHAT DETAIL
Strategi Pelunasan Pinjaman Online, Bebas Utang di Tahun 2026!

Strategi Pelunasan Pinjaman Online, Bebas Utang di Tahun 2026!

31 Maret 2026

LIHAT DETAIL
Lihat Lainnya